Senin, 02 Mei 2016

inginku










Memiliki mu suatu keniscayaan, dan aku tidak ingin menghindarinya.
Seperti ketidakinginanku untuk melupakan semua yang ada antara kita.
.
Cinta bukan hanya suatu kehendak, namun juga suatu damba dari rasamu yang terdalam, dan ia akan memilih sendiri ditempat mana ia akan berlabuh.
.
Dan damba dari ketulusan cintaku adalah memilikimu, karena cintamu pelabuhan hatiku. Hatiku yang sudah memasungnya untuk hatimu
.
Lalu salahkah resah ini?
.
Kampar
#shd #coy
02052016

Senin, 05 April 2010

Pantun Nasehat Melayu

Angin teluk menyisir pantai
Hanyut rumpai di bawah titi
Biarlah buruk kain dipakai
Asal pandai mengambil hati



Pergi mendaki Gunung Daik
Hendak menjerat kancil dan rusa
Bergotong-royong amalan yang baik
Elok diamalkan setiap masa



Air melurut ke tepian mandi
Kembang berseri bunga senduduk
Elok diturut resmi padi
Semakin berisi semakin tunduk



Daun sirih ulam Cik Da
Makan sekapur lalu mati
Walaupun banyak ilmu di dada



Biar merunduk resmi padi

Buah pelaga makan dikikir
Dibawa orang dari hulu
Sebarang kerja hendak difikir
Supaya jangan mendapat malu



Kemumu di tengah pekan
Dihembus angin jatuh ke bawah
Ilmu yang tidak diamalkan
Bagai pohon tidak berbuah



Tumbuh melata si pokok tebu
Pergi pasar membeli daging
Banyak harta tak ada ilmu
Bagai rumah tidak berdinding



Tulis surat di dalam gelap
Ayatnya banyak yang tidak kena
Jagalah diri jangan tersilap
Jikalau silap awak yang bencana



Hendak belayar ke Teluk Betong
Sambil mencuba labuhkan pukat
Bulat air kerana pembetung
Bulat manusia kerana muafakat

Jumat, 26 Maret 2010

Awan dan Anga

Pada minda semua anak manusia, angan adalah elemen yang tidak bisa dipisahkan, dalam ruang waktu dan masa pemikiran, angan menjadi nakhoda untuk mencapai pemahaman. Tapi bagiku, angan jauh lebih berharga dari sebuah perenungan, karena angan membawakanku dalam dimensi yang tidak teraba kecuali dengan sebuah titian hati Nurani


Pada hembusan angin galaxi, awan sesuatu yang tidak bisa diabaikan, melayang tanpa beban dari satu rangkaian ke rangkaian lain. Awan menjadi pertanda fenomena yang tak dapat dihindari semesta. Tapi bagiku, Awan bukan hanya sebuah gumpalan isyarat namun lebih dari itu awan memberikan aku tumpangan untuk melihat dunia, walaupun yang ku lihat hanya kegelapan semata.

Angan dan Awan dimanakah kalian....?????????????????



Senin, 22 Maret 2010

Episodekah ini.?.....


Tuhan..apakah ini episode yang baru...?
dan haruskan kuikuti episode ini...
Sanggupkah aku Rabb...?

Episodekah ini?
dimanakah endingnya?
pada tawa atau airmata?
Sanggupkah aku Rabb..?

Tuhan……

Bisakah aku mengantung harap pada epidose ini?

Harap embun kan kelembutan mentari

Atau harap asap kan belaian angin

Dan tidak hancur dalam burai dan derai…


Tuhan ..
epidosekah ini?


Kampar 05 maret 2010
-Ummu Bintang-

Design by Amanda @ Blogger Buster